Wisuda 45 Lulusan UT di KBRI Kuala Lumpur, Bukti Belajar Tak Kenal Batas

topmetro.news, Kuala Lumpur — Universitas Terbuka (UT) menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi warga negara Indonesia di luar negeri melalui pelaksanaan wisuda 45 lulusan UT di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (20/9).

Direktur UT Medan Yasir Riady, S.S., M.Hum. mengatakan, keberhasilan 45 lulusan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan jarak dan kesibukan bekerja bukan menjadi penghalang bagi masyarakat Indonesia untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena seseorang berada jauh dari tanah air. UT hadir untuk memastikan masyarakat Indonesia tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” kata Yasir dalam keterangan yang diterima di Kuala Lumpur.

Menurut Yasir, sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang diterapkan UT memungkinkan mahasiswa menjalani proses perkuliahan secara fleksibel. Dengan sistem tersebut, mahasiswa dapat menyesuaikan pendidikan dengan pekerjaan, keluarga, maupun aktivitas lainnya.

Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I UT Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D., Direktur UT Medan Yasir Riady, serta Ketua SALUT Kuala Lumpur Taufiqurrahman Hasyim Salengke, M.A.

Yasir mengatakan, pelaksanaan wisuda di KBRI Kuala Lumpur bukan hanya menjadi momentum akademik bagi para lulusan, tetapi juga mencerminkan sinergi antara UT dan perwakilan Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di luar negeri.

Menurutnya, kehadiran UT di tengah masyarakat Indonesia di Malaysia menjadi bagian dari upaya memastikan akses pendidikan tinggi tetap terbuka bagi warga Indonesia, termasuk mereka yang harus bekerja dan menetap di luar negeri.

“Keberhasilan 45 wisudawan ini membuktikan bahwa semangat belajar dapat tumbuh di mana saja. Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk terus belajar dan menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kelulusan bukan merupakan akhir dari proses belajar. Para lulusan diharapkan dapat memanfaatkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk meningkatkan kontribusi di lingkungan kerja, keluarga, masyarakat, maupun bagi Indonesia.

Pelaksanaan wisuda di KBRI Kuala Lumpur menjadi bagian dari semangat UT untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan fleksibel bagi masyarakat Indonesia tanpa dibatasi wilayah geografis.

Melalui semangat “Belajar Tanpa Batas”, UT terus mendorong masyarakat Indonesia, termasuk yang berada di luar negeri, untuk memperoleh kesempatan belajar, meningkatkan kompetensi, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Wisuda di Kuala Lumpur sekaligus menjadi penegasan bahwa jarak dari tanah air bukan alasan untuk menghentikan perjalanan pendidikan.

penulis/Erris 

Related posts

Leave a Comment